Short Explanation
E-Rentada adalah platform pemesanan ruangan berbasis web yang saya rancang dan kembangkan menggunakan Next.js dan Express.js. Sistem ini menghadirkan real-time room availability, alur pemesanan yang ringkas, serta integrasi penuh dengan e-STS NTB, memastikan proses administrasi dan pembayaran berjalan otomatis dan terstandarisasi.
Latar Belakang & Masalah
Sebelum E-Rentada dikembangkan, pengelolaan peminjaman ruangan di Dispora NTB menghadapi kendala seperti:
- Proses reservasi manual yang memakan waktu.
- Tumpang tindih jadwal karena tidak ada pengecekan ketersediaan secara real-time.
- Alur konfirmasi dan administrasi yang panjang.
- Minimnya integrasi dengan sistem pembayaran resmi daerah (e-STS).
- Ketidakefisienan dalam rekap data dan laporan peminjaman.
Kebutuhan utama adalah platform terpusat yang mampu menangani pemesanan dari awal hingga akhir dengan alur yang jelas, cepat, dan terintegrasi.
Tujuan Proyek
- Menyediakan sistem pemesanan ruangan yang mudah digunakan dan real-time.
- Mengotomasi penjadwalan dan mencegah konflik reservasi.
- Mengintegrasikan proses administrasi dan pembayaran dengan e-STS NTB.
- Meningkatkan transparansi peminjaman ruangan bagi admin dan pengguna.
- Mempermudah monitoring dan pelaporan peminjaman.
Tech Stack
Frontend: Next.js, TailwindCSS
Backend: Express.js (API & scheduling logic)
Database: PostgreSQL
Integration: e-STS NTB (Electronic Sistem Tata Kelola Keuangan Daerah)
Role: Full-Stack Software Engineer
Saya ikut membangun seluruh alur — mulai dari UI, API backend, validasi booking, hingga integrasi dengan sistem eksternal.
Fitur Utama
1. Real-Time Room Availability
- Menampilkan status ketersediaan ruangan secara langsung.
- Mencegah double-booking dengan pengecekan waktu otomatis.
- Kalender interaktif dan timeline jadwal.
2. Pemesanan Ruangan yang Terstruktur
- Form pemesanan dengan validasi real-time.
- Alur persetujuan yang jelas untuk admin.
- Ringkasan peminjaman yang mudah dipahami.
3. Integrasi e-STS NTB
- Menghasilkan nomor STS secara otomatis.
- Proses administrasi dan pembayaran yang konsisten.
- Mengurangi kesalahan manual dalam pembuatan dokumen keuangan.
4. Dashboard Admin
- Monitoring peminjaman harian/mingguan/bulanan.
- Manajemen ruangan dan kapasitas.
- Laporan cepat untuk kebutuhan internal Dispora NTB.
5. UX Ringkas dan Intuitif
- Navigasi sederhana.
- Form dan tampilan teroptimasi untuk pengguna non-teknis.
- Tampilan responsif untuk berbagai perangkat.
Tantangan & Solusi
Tantangan Frontend
- Menampilkan jadwal dalam visual yang mudah dipahami.
- Menjamin update ketersediaan secara real-time.
Solusi:
- Menggunakan state management Next.js + server actions untuk update cepat.
- Mendesain komponen kalender dan timeline yang efisien.
Tantangan Backend
- Menangani permintaan pemesanan secara serentak tanpa konflik.
- Integrasi dengan e-STS yang memiliki aturan dan format khusus.
Solusi:
- Implementasi locking & time validation pada API booking.
- Membangun modul integrasi e-STS yang menangani request, signature, dan validasi format dokumen.
- Desain database yang menjaga integritas jadwal dan riwayat pemesanan.
Hasil & Dampak
- Proses pemesanan ruangan kini lebih cepat, otomatis, dan bebas konflik jadwal.
- Admin tidak lagi melakukan pengecekan manual—semua terhandle oleh sistem.
- Integrasi e-STS mempercepat proses pembayaran dan dokumentasi formal.
- Pengguna dapat melihat ketersediaan ruangan secara instan dan akurat.
- Peningkatan efisiensi operasional Dispora NTB secara signifikan.
Refleksi & Pembelajaran
Proyek ini memperkuat pemahaman saya dalam:
- Membangun platform full-stack dengan alur pemesanan yang kompleks.
- Menangani integrasi dengan sistem pemerintah (e-STS) yang memiliki format dan prosedur ketat.
- Mendesain API yang konsisten dan aman untuk mencegah konflik penjadwalan.
- Membuat antarmuka intuitif untuk pengguna administrasi dan publik.
- Menyusun struktur database yang mendukung kebutuhan operasional nyata.
E-Rentada membuka peluang lebih jauh untuk pengembangan fitur seperti notifikasi otomatis, multi-ruangan, pembayaran digital, dan laporan dinamis.
