E-Rentada

A web-based room booking app built with Next.js, featuring real-time availability and an intuitive interface for easy reservation management.

profile

Sayidina Ahmadal Qososyi

Software Engineer


3 min read
0 likes
0 views

slide-0
slide-1
slide-2
slide-3

Short Explanation

E-Rentada adalah platform pemesanan ruangan berbasis web yang saya rancang dan kembangkan menggunakan Next.js dan Express.js. Sistem ini menghadirkan real-time room availability, alur pemesanan yang ringkas, serta integrasi penuh dengan e-STS NTB, memastikan proses administrasi dan pembayaran berjalan otomatis dan terstandarisasi.


Latar Belakang & Masalah

Sebelum E-Rentada dikembangkan, pengelolaan peminjaman ruangan di Dispora NTB menghadapi kendala seperti:

  • Proses reservasi manual yang memakan waktu.
  • Tumpang tindih jadwal karena tidak ada pengecekan ketersediaan secara real-time.
  • Alur konfirmasi dan administrasi yang panjang.
  • Minimnya integrasi dengan sistem pembayaran resmi daerah (e-STS).
  • Ketidakefisienan dalam rekap data dan laporan peminjaman.

Kebutuhan utama adalah platform terpusat yang mampu menangani pemesanan dari awal hingga akhir dengan alur yang jelas, cepat, dan terintegrasi.


Tujuan Proyek

  • Menyediakan sistem pemesanan ruangan yang mudah digunakan dan real-time.
  • Mengotomasi penjadwalan dan mencegah konflik reservasi.
  • Mengintegrasikan proses administrasi dan pembayaran dengan e-STS NTB.
  • Meningkatkan transparansi peminjaman ruangan bagi admin dan pengguna.
  • Mempermudah monitoring dan pelaporan peminjaman.

Tech Stack

Frontend: Next.js, TailwindCSS
Backend: Express.js (API & scheduling logic)
Database: PostgreSQL
Integration: e-STS NTB (Electronic Sistem Tata Kelola Keuangan Daerah)
Role: Full-Stack Software Engineer

Saya ikut membangun seluruh alur — mulai dari UI, API backend, validasi booking, hingga integrasi dengan sistem eksternal.


Fitur Utama

1. Real-Time Room Availability

  • Menampilkan status ketersediaan ruangan secara langsung.
  • Mencegah double-booking dengan pengecekan waktu otomatis.
  • Kalender interaktif dan timeline jadwal.

2. Pemesanan Ruangan yang Terstruktur

  • Form pemesanan dengan validasi real-time.
  • Alur persetujuan yang jelas untuk admin.
  • Ringkasan peminjaman yang mudah dipahami.

3. Integrasi e-STS NTB

  • Menghasilkan nomor STS secara otomatis.
  • Proses administrasi dan pembayaran yang konsisten.
  • Mengurangi kesalahan manual dalam pembuatan dokumen keuangan.

4. Dashboard Admin

  • Monitoring peminjaman harian/mingguan/bulanan.
  • Manajemen ruangan dan kapasitas.
  • Laporan cepat untuk kebutuhan internal Dispora NTB.

5. UX Ringkas dan Intuitif

  • Navigasi sederhana.
  • Form dan tampilan teroptimasi untuk pengguna non-teknis.
  • Tampilan responsif untuk berbagai perangkat.

Tantangan & Solusi

Tantangan Frontend

  • Menampilkan jadwal dalam visual yang mudah dipahami.
  • Menjamin update ketersediaan secara real-time.

Solusi:

  • Menggunakan state management Next.js + server actions untuk update cepat.
  • Mendesain komponen kalender dan timeline yang efisien.

Tantangan Backend

  • Menangani permintaan pemesanan secara serentak tanpa konflik.
  • Integrasi dengan e-STS yang memiliki aturan dan format khusus.

Solusi:

  • Implementasi locking & time validation pada API booking.
  • Membangun modul integrasi e-STS yang menangani request, signature, dan validasi format dokumen.
  • Desain database yang menjaga integritas jadwal dan riwayat pemesanan.

Hasil & Dampak

  • Proses pemesanan ruangan kini lebih cepat, otomatis, dan bebas konflik jadwal.
  • Admin tidak lagi melakukan pengecekan manual—semua terhandle oleh sistem.
  • Integrasi e-STS mempercepat proses pembayaran dan dokumentasi formal.
  • Pengguna dapat melihat ketersediaan ruangan secara instan dan akurat.
  • Peningkatan efisiensi operasional Dispora NTB secara signifikan.

Refleksi & Pembelajaran

Proyek ini memperkuat pemahaman saya dalam:

  • Membangun platform full-stack dengan alur pemesanan yang kompleks.
  • Menangani integrasi dengan sistem pemerintah (e-STS) yang memiliki format dan prosedur ketat.
  • Mendesain API yang konsisten dan aman untuk mencegah konflik penjadwalan.
  • Membuat antarmuka intuitif untuk pengguna administrasi dan publik.
  • Menyusun struktur database yang mendukung kebutuhan operasional nyata.

E-Rentada membuka peluang lebih jauh untuk pengembangan fitur seperti notifikasi otomatis, multi-ruangan, pembayaran digital, dan laporan dinamis.